Catatan ini adalah bagian dari tulisan berjudul “Tema Pasal-Pasal UU KUP” di halaman ini: https://agusjay55.wordpress.com/2013/12/19/tema-pasal-pasal-uu-kup/

Saya merasa kesulitan untuk memahami peraturan pajak di luar kepala. UU KUP, misalnya, saat ini hanya saya ketahui ketentuan pada pasal-pasal awal, itu pun masih harus membuka UU-nya untuk meyakinkan diri. Lewat tulisan berjudul “Tema Pasal-Pasal UU KUP”, saya mencoba untuk mempelajarinya secara intens.

Tulisan tersebut adalah resume mengenai tema setiap bab dan pasal dalam UU KUP (perubahan terakhir dengan UU No. 16 Tahun 2009). Saya berniat untuk menghafal tema-tema tersebut sebelum mulai mendalami ketentuan per pasal.

Tentu saja, seiring dengan pelaksanaan tugas di bidang perpajakan, setiap orang akan mendapatkan pemahaman yang menyeluruh ‘dengan sendirinya’. Sambil berproses dalam cara tersebut, saya hendak mencoba untuk menghafalnya dengan menggunakan teknik visualisasi. Pada tahap pertama, hafalan saya batasi antara Pasal 1 dan Pasal 10. Dengan cara yang sama, pada sebuah acara tempo hari saya berhasil mengingat 15 benda yang harus dalam waktu singkat. Entah apakah cara ini juga akan berhasil untuk menghafal maksud sebuah ketentuan berikut sistematikanya dalam sebuah undang-undang.

Gambaran visual di bawah ini saya lekatkan ke jari-jari tangan untuk mendapatkan memori jangka panjang:

Tangan kanan
Ibu jari: =
Telunjuk: ruang TPT di KPP
Telunjuk samping: kalender
Jari tengah: lembar SPT
Jari manis: clip kertas
Kelingking: WC

Tangan kiri
Ibu jari: running
Telunjuk: kepala yang rambutnya digulung kertas SPT
Jari tengah: eraser
Jari manis: mesin ATM
Kelingking: bank

Berturut-turut, simbol-simbol tersebut berhubungan dengan Pasal 1, 2, 2A, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10.