Tempo hari muncul pengumuman kelulusan ujian program tugas belajar yang saya ikuti. Alhamduillah, nama saya ada di antaranya. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, saya akan mulai kuliah pada bulan Maret 2014.

Menurut hitung-hitungan kemampuan, saya termasuk yang beruntung. Pendaftaran ujian tersebut pun saya ketahui dari teman, karena pengumuman resmi di kantor saya tayang agak terlambat. Sejak saya dapat mengikuti ujian tugas belajar seperti ini dua tahun lalu, baru tahun inilah saya pasang niat baik-baik. Saya persiapkan diri dan berdoa kepada Tuhan.

Ujian dilaksanakan dua hari. Sejak hari pertama saya datang pagi, karena lokasinya agak jauh. Sambil menunggu, saya membaca sholawat. Sebenarnya saya tidak melakukannya khusus untuk kelancaran ujian ini, tetapi untuk perbaikan kehidupan saya. Pendek kata, saya merasa bahwa mendekatkan diri kepada Tuhan adalah cara untuk memperbaiki kehidupan ini.

Seperti saya bilang sebelumnya, saya merasa khawatir dengan hasil ujian ini, jika dilihat dari jumlah soal yang saya kerjakan. Tetapi ada perasaan yakin di dalam hati saya, di samping adanya persiapan diri apabila pada ujian ini saya tidak lulus.

Mulai tanggal pengumuman tempo hari hingga bulan Maret, status saya masih bekerja di kantor. Saya juga menunggu pengumuman resmi dari kantor saya (masih ada perasaan khawatir pengumumannya berbeda). Barangkali akhir bulan ini saya akan mulai melihat-lihat rumah sewa di dekat kampus itu dan mempersiapkan secara detail apa yang diperlukan untuk menjalani tugas belajar tersebut.